Translate

Showing posts with label Puisi Islami. Show all posts
Showing posts with label Puisi Islami. Show all posts
Negri Ini Akan Binasa-Puisi Indah

Negri Ini Akan Binasa-Puisi Indah

Negri Ini Akan Binasa

Sebuah negri yang semakin kacau
Berpenduduk mayoritas muslim
Tapi mereka tak mengikuti pedomannya
Tak mengikuti syariaat hukumnya

Alam yang seharusnya dijaga 
Mereka menghancurkannya karena kepentingan dunia
Para pemimpin negri berlomba-lomba mencari harta
Berbagai cara meraka lakukan dan tak kenal haram

Para pengikutnya bersemangat mendekat kepada kemaksiatan
Mereka korupsi, mabok-mabokan, judi, dan berjina
Tak ketinggalan masyarakatpun ikut melakukan perbuatan dosa
Mereka mencuri, merampok, saling bunuh, memfitnah, mencacimaki, dan berdusta

Sungguh hina sekali negri ini
Ada apa dengan negri ini
Aku takut berada dinegri ini

Kemaksiatan akan mendatangkan makhluk
Makhluk yang besar dan bersayap dengan pancaran wajah yang menakutkan
Rentangan sayapnya akan menggelapkan dunia

Aku takut jika Ia murka
Ia akan mengutus makhluk itu
Untuk membalikkan negri ini
Hanya dengan satu telapak tangan dan
Seluruh isi negri ini akan binasa 
Terkubur bersama dosa
Dan akan menderita selamanya
Karena seumur hidup di neraka

Puisi Waktu Untukmu

Puisi Waktu Untukmu

Waktu Untukmu

Waktu adalah anugrah Tuhan
Anugrah yang diberikan untukmu
Waktu untukmu harus berbuat sesuatu yang berguna
Jangan kau siasiakan waktu hanya untuk nafsu hitammu

Waktu yang diberikan tidaklah banyak
Waktu adalah kesempatanmu
Buatlah kesempatan itu dengan baik
Berbuat baiklah kepada semua ciptaan Tuhan selagi sempat
Jangan kau buat kesempatan itu untuk hal yang negatif
Karena sangat merugikan hidupmu yang akan abadi nanti

Jika hatimu gundah
Karena beban dan luka dihatimu
Hanya waktu yang bisa menghapus gundah

Waktu Shalat, Shalatlah
Waktu ngaji, mengajilah
Waktu puasa, berpuasalah
Waktu belajar, belajarlah
Waktu kerja, berkerjalah
Waktu zakat, bayarlah
Waktu haji, berangkatlah
Waktu bahagia, berbahagialah
Waktumu wafat, hilanglah sudah gundah dihatimu

Ketika kau wafat
Jika waktumu di dunia melakukan hal yang baik dan positif atas ciptaan Tuhan
Dan selalu beribadah atas perintahNya
Maka kebahagiaan yang abadi akan kau raih
Surga akan terbuka lebar untukmu
Puisi Pejuang Kecil Palestina

Puisi Pejuang Kecil Palestina

Pejuang Kecil Pelestina

Dibalik topeng hitam pada tubuh mungil
Terdapat jiwa-jiwa dewasa dan jiwa yang kesatria
Jiwa penuh semangat untuk mengusir mereka para penjahat keji
Penjahat yang menghancurkan tanah airnya
Dan merampas kebahagiaan dimasa pertumbuhannya

Dia adalah anak Palestina, pejuang kecil yang telah tumbuh dengan didikan lingkungan yang keras
Lingkungannya yang penuh kehancuran karena perang
Kepribadian dalam diri anak Palestina itu telah tumbuh semangat juang
Mimpi-mimpi yang nyata ingin menjadi pejuang sejati
Pejuang untuk mempertahan tanah airnya, melindungi masjid suci Al- Aqsha dan tanah wakaf umat Islam

Pejuang kecil tidak takut kematian
Pejuang kecil terus beradu melawan bom dan peluru tajam
Hanya dengan kerikil-kerikil yang digenggam
Pejuang kecil itu terus memburu, menerjang tiada gentar

Walau tubuh mungilnya yang terluka, pejuang kecil tidak akan pernah menangis dan takut
Pejuang kecil akan berteriak takbir Allaahu Akbar
Yang memberikan sebuah kekuatan akan keberanian

Semangat juang yang tumbuh dari dalam hati yang tulus karena Allah SWT
Tidak ada yang memaksa anak Palestina itu untuk beradu dengan maut
Anak Palestina itu juga tidak mengharapkan sebuah hadiah
Mereka hanya ingin memerdekakan tanah airnya yang suci

Dan pejuang kecil yakin bahwa Allah SWT selalu bersamanya
Selau melindunginya, dengan nafas panjang untuk terus berjuang
Dan Dia yakin jika harus mati, maka kematiannya adalah syahid
Kematian dijalan kebenaran yang diridhoi Allah SWT




Puisi Syuhadah Kecil Palestina

Puisi Syuhadah Kecil Palestina

Syuhadah Kecil Palestina

Diusianya yang masih 7 tahun, seharunya menikmati masa bermain dan belajar
Tetapi anak-anak Palestina itu sudah merasakan kehancuran perang
Berjuta-juta rudal menghempaskan bumi mereka
Kerikil-kerikil kecil yamg menerjang
Bumi yang menyimpan semua kehancuran dan kematian
Perang yang merampas semua kebahagiaan mereka

Anak-anak diusia 7 tahun seharunya asik bernyanyi
Tetapi tidak bagi anak-anak Palestina
Mereka terus berteriak penuh semangat untuk melawan Yahudi

Anak-anak Palestina suka bermain kerikil
Kerikil-kerikil kecil yang menumbuhkan keberanian bagi anak-anak Palestina
Saat anak-anak Palestina menggenggam kerikil, jiwa mereka tak lagi anak kecil
Di dalam diri mereka tertanam jiwa perang
Mata mereka hanya tertuju kepada mereka berwajah buruk Yahudi
Kerikil yang mereka genggang akan dilesatkan kewajah Yahudi

Anak-anak Palestina hidup bersama kematian
Mereka tak lagi takut dengan kematian
Mereka bangga ikut berjuang melawan
Mimpi-mimpi mereka ingin menjadi pemimpin perjuangan

Didalam jiwa mereka akan terus mempertahan tanah airnya 
Walau darah harus mengalir dari tubuhnya
Mereka terus mempertahankan Al-Qur'an dan kepercayaan kepada Allah SWT
Mereka akan terus berjuang menjadi Syuhadah

Usia mereka 7 tahun, jiwa mereka sangat dewasa
Mereka adalah Syuhadah kecil Palestina







Pageviews past week