Translate

Showing posts with label Puisi indah 2016. Show all posts
Showing posts with label Puisi indah 2016. Show all posts
Baru Putus Cinta

Baru Putus Cinta

Puisi Baru Putus Cinta

Baru saja aku putus dengan wanita
Aku sekarang sendiri tanpa cinta
Hati ini sepi dan merasakan duka
Membuat hidupku tak sempurna

Apa aku salah bila esok mendapatkan cinta?
Setelah aku putus dengannya
Mengapa wanita menganggapku hanya mencari perlarian saja
Menganggap aku yang hanya memainkan perasaan

Wanita selalu menyalahkanku
Saat aku cepat untuk move on
Aku berfikir, dimanakah letak keslahanku?
Jawablah dengan logis wahai wanita

Cepat move on
Karena aku tak tahan dengan kesepian
Hidup akan merana tanpa cinta
Dan membuat semangat hidupku luntur

Wahai wanita
Apa aku salah? bila aku cepat move on

Puisi Anak Menyembunyikan Luka

Anak Menyembunyikan Luka

Anak itu berwajah riang
Berjalan ke sekolah dengan makan siang
Tak ada seorang pun yang tahu dibalik wajah riangnya
Bahwa ada sesuatu yang disembunyikannya

Memakai pakaian seragam yang kusam
Sama yang ia pakai kemarin
Di balik seragamnya, adaluka di tubuhnya
Banyak luka lebam

Pasti anak itu merasakan sakit
Dibalik wajah riangnya
Dia menanggung beban
Dari rahasia yang ia pendam
Terkadang ia juga berharap
Tak ingin terlahir di dunia ini

Puisi Anak Menyembunyikan Luka

Kadang ia juga menangis di tengah keheningan malam
Dan tetangga pun mendengarkan tangisannya
Namun mereka pura-pura tidak mendengar
Bahwa jiwanya telah rapuh di dalam raganya

Ia berharap
Mimpinya akan memberinya sepasang sayap
Ia ingin terbang ke tempat dimana ia dicintai dan disayangi
Ia telah bagai di sayap dengan sembilu

Puisi Jangan Sedih (Move On)

Puisi Jangan Sedih (Move On)

Berikanlah sedikit waktu untuk dirimu
Lihatlah dunia dari balik kaca kamarmu
Lihatlah sepasang kupu-kupu yang saling mengejar
Rasakanlah dalam hatimu tentang kebahagiaan
Sebelum semuanya hilang

Move on...
Janganlah engkau mengurung kebahagiaanmu
Janganlah engkau menyimpan kesedihanmu
Lupakanlah masalalumu yang menyakitkan hati dan perasaan
Jadikan masalalu itu sejarah dan ambillah sebuah hikmah yang sudah terjadi
Pahamilah hikmahnya agar kesalahan yang dulu tak akan terulang kembali

Bukalah hatimu
Bila ada celah kebahagiaan, rasakanlah
Bila ada kehidupan, kau kan melihatnya
Ini bukan saatnya kau terlarut dan tenggelam dalam kesedihan

Ucapkanlah kata-kata motivasimu dalam hati
Kata-kata yang membangunkan semangatmu
Pejamkan matamu agar kau percaya
Bahwa ada jalan keluar
Dan kau akan meraih kebahagiaan yang lebih baik

Puisi Bunga Mawar

Puisi Bunga Mawar

Bunga mawar
Warna-warni indah dipandang
Wangi aromanya
Semua insan suka memilikinya

Bunga mawar
Menghiasi indah halaman rumah
Memanjakan mata
Menyegarkan nafas
Membahagiakan hati

Tetapi awas
Ada duri derita dibalik keindahanya
Duri yang dapat melukai dan terasa menyakitkan
Tak akan terluka, bila menyentuhnya dengan hati-hati

Rawatlah dengan penuh kasih sayang
Agar bunga mawar terus hidup dan mekar


Puisi Dunia Yang Gersang

Puisi Dunia Yang Gersang

Dunia Yang Gersang

Ku berjalan-jalan ke pinggiran kota
Melirik kiri dan kanan
Kumelihat barisan gedung-gedung tinggi
Terasa di hati dunia ini sungguh gersang

Banyaknya motor dan mobil yang berlalu-lalang
Mengeluarkan kepulan asap hitam
Asap yang melayang tinggi hingga ke awan
Membuat ozon menipis

Sinar matahari yang terasa menyengat
Dada pun terasa sesak karena polosi
Sebab pohon-pohon tidak ada
Pohon-pohon telah berubah menjadi gedung-gedung tinggi

Sudah tidak adalagi manusia yang perduli dengan bumi
Mereka lebih penting mendapatkan kekayaan
Tak perduli dengan apa yang terjadi nanti dimasa depan
Sungguh ironis dengan selogan yang mereka buat

Bumi telah menunjukan tanda-tanda amarahnya
Bencana alam terjadi dimana-mana
Tetapi mereka tidak sadar
Jika amarah bumi memuncak 
Musnahlah semua

Puisi Aku Menjerit Karena Burung Pipit

Puisi Aku Menjerit Karena Burung Pipit

Aku Menjerit Karena Burung Pipit

Senang dan kecewa yang kurasakan
Saat melihat hamparan sawahku penuh dengan padi-padi
Senang, karena padi yang kutanam telah menunduk
Rezeki pun segera menghampiriku

Namun hatiku kecewa 
Saat melihat seribu burung pipit menyerang padiku
Burung-burung pipit yang menghisap padiku yang ingin menjadi beras
Dan burung-burung pipit yang hinggap mematahkan malai padiku yang tak lagi menjadi beras

Wahai burung-burung pipit
Yang terbang dilangit
Tubuhmu yang emprit
Mengapa kau membuat hatiku menjerit

Burung pipit
Janganlah kau patahkan rezekiku
Tak mudah aku merawatnya
Aku sudah tak lagi punya rezeki
Dan Hanya padi-padi itulah harapanku

Puisi Yang Dilahirkan

Puisi Yang Dilahirkan

Yang Dilahirkan

Bukalah matamu anakku
Ibu ada dipelukannmu sekarang
Anakku mengapa kau memejamkan mata?
Ibu khawatir anakku

Anakku mengapa tubuhmu tak bergerak?
Senyumlah anakku atas kebahagiaan, engkau yang dilahirkan
Anakku mengapa tubuhmu begitu dingin?
Janganlah membuat Ibu menangis anakku

Menangis dalam penyesalan
Karena Ibu tak mampu menyelamatkanmu dalam kehidupan
Ibu menyesal
Karena engkau anakku yang tak sempat membuka mata, 
Membuka mata untuk melihat dan menikmati indahnya dunia ciptaan Tuhan

Tapi anakku, engkau sangat beruntung
Karena engkau tak sempat membuka mata dan menangis 
Yang membuat hatimu tak bernoda hitam
Dan tubuhmu suci dalam kehidupan yang abadi disurga

Anakku Ibu tak akan menangis dalam sesal
Karena Ibu tau
Bahwa engkau dalam kehidupan yang bahagia kekal disana

Puisi Waktu Untukmu

Puisi Waktu Untukmu

Waktu Untukmu

Waktu adalah anugrah Tuhan
Anugrah yang diberikan untukmu
Waktu untukmu harus berbuat sesuatu yang berguna
Jangan kau siasiakan waktu hanya untuk nafsu hitammu

Waktu yang diberikan tidaklah banyak
Waktu adalah kesempatanmu
Buatlah kesempatan itu dengan baik
Berbuat baiklah kepada semua ciptaan Tuhan selagi sempat
Jangan kau buat kesempatan itu untuk hal yang negatif
Karena sangat merugikan hidupmu yang akan abadi nanti

Jika hatimu gundah
Karena beban dan luka dihatimu
Hanya waktu yang bisa menghapus gundah

Waktu Shalat, Shalatlah
Waktu ngaji, mengajilah
Waktu puasa, berpuasalah
Waktu belajar, belajarlah
Waktu kerja, berkerjalah
Waktu zakat, bayarlah
Waktu haji, berangkatlah
Waktu bahagia, berbahagialah
Waktumu wafat, hilanglah sudah gundah dihatimu

Ketika kau wafat
Jika waktumu di dunia melakukan hal yang baik dan positif atas ciptaan Tuhan
Dan selalu beribadah atas perintahNya
Maka kebahagiaan yang abadi akan kau raih
Surga akan terbuka lebar untukmu

Puisi Hujan Membawa Dingin


Puisi "Hujan Membawa Dingin" adalah puisi yang saya buat ketika hujan turun pada saat sedang melakukan perjalan arah Balikpapan-Samarinda. Seketika hujan turun, saya singgah di warung kecil di pinggir jalan dan memesan secangkir kopi dengan maksud untuk menghangatkan tubuh. Setelah hujan reda, saya melanjutkan perjalanan dan tentu saja tubuh terus merasakan kedinginan di sepanjang jalan hingga sampai tujuan. Setibanya di rumah sewa, tubuh saya menggigil dan demam serta menyempatkan saya menulis puisi ini. Semoga puisi ini berkenan di hati para sahabat pecinta puisi. "Selamat menikmati"

Hujan Membawa Dingin

Dingin
Dingin yang kurasakan
Membuat seluruh bulu tubuhku tegang
Dan seluruh tubuhku menggigil

Hangatnya secangkir kopi, masih tak mampu mengalahkan dingin
Dingin begitu dingin dan sangat dingin

Tak tenang dan gelisah
Ingin kunikmati tidur diantara hujan
Namun aku tak bisa
Karena dingin

Hari hujan yang membawa dingin
Dinginnya hingga menembus tulang
Tubuhku tak mampu bertahan dengan dingin
Dan akhirnya aku pun demam

Puisi Indonesia Tanah Airku

Puisi Indonesia Tanah Airku

Puisi yang saya beri judul "Indonesia Tanah Airku" merupakan puisi dari bentuk rasa bahagia dan kecintaan bahwa saya terlahir di negara yang paling indah dengan sejuta keindahan alam dan seluruh warga negaranya yang ramah-ramah. Selain itu puisi ini juga sebagai motifasi agar terus semangat dalam mengejar cita-cita.

Puisi ini saya buat tepatnya pada 11 September 2016 hari minggu pukul 22.48 WITA. 

"Ok sahabat pecinta puisi langsung saja nikmati syair puisinya di bawah ini mudah-mudahan berkenan dan bermanfaat untuk sahabat pecinta puisi". "Oh ia sahabat pecinta puisi jika puisi ini sangat bermanfaat, saya selaku pencipta dan pengelola blog puisi indah ini memohon bantuannya untuk share/membagi ke sahabat pecinta puisi lainnya". 

Atas perhatian dari sahabat pecinta puisi. Saya mengucapkan terima kasih dan selamat menikmati!!!!

Indonesia Tanah Airku

Kumemandang pada satu titik
Satu titik yang sangat berkesan dalam diriku
Memandang kibaran sang Merah-Putih penuh bangga
Berkibar pada tiang tertinggi setinggi wibawa Indonesia

Sangat bangga melihatnya berkibar
Kibaranya yang menyebarkan semangat
Semangat yang tumbuh dalam diriku untuk terus maju
Aku akan terus berusaha untuk menjadi warga negara yang berguna untuk bangsa

Kuharus memberikan yang terbaik untuk negara ini
Dengan mematuhi segala peraturannya
Menjaga vasilitasnya
Dan menjaga alamnya
Tak ingin melakukan satu kesalahan yang membuat negara ini hancur

Indonesia adalah negara yang paling indah dimana aku terlahir
Kukan selalu menjaga keindahannya
Dengan tidak merusak alam dan membuang sampah sembarangan

Kuingin Indonesia menjadi negara yang kuat
Kuharus belajar dan bekerja dengan giat
Tak ingin menjadi pengangguran yang membuat aku melarat
Kutakut nanti tanah airku sekarat
Untuk negaraku, aku harus bermanfaat

Aku kan terus disini berdiri dan membela
Tak akan pernah pergi meninggalkan tanah airku
Walau gempa, badai dan ombak yang terus menghantam
Kukan terus disini sampaiku mati

Nadiku adalah nadimu
Darahku adalah darahmu
Tubuhku adalah tubuhmu
Indonesia selalu ada dihatiku

Indonesia tanah airku tercinta



Puisi Ingin Kembali Ke Masa Lalu

Puisi Ingin Kembali Ke Masa Lalu

Ingin Kembali Ke masa Lalu

Seandainya kudapat memutar waktu
Kukan mencoba kembali kemasa lalu
Kembali kesejarah saat kita masih saling mencintai

Masa-masa indah dimana kita mengukir cerita cinta
Kucoba menutup mata untuk melihat masa itu
Aku sangat rindu

Setelah kepergianmu
Separuh jiwaku sepi dan sedih disetiap waktu
Kumenangis dalam hati, saat terfikir masa indah dulu
Aku sangat rindu

Di hati ada ruang kosong
Aku merasakan hidupku kopong
Aku seperti berada di ruang yang bolong
Karena kebahagiaanku terpotong

Aku tak mampu melupakanmu
Karena disetiap waktu tersirat wajahmu
Yang membuat aku menangis dalam rindu



Puisi Bukan Sekedar Sahabat

Puisi Bukan Sekedar Sahabat

Bukan Sekedar Sahabat

Persahabatan itu bukan hanya sekedar untuk berkumpul
Tetapi untuk saling melengkapi, saling melindungi dan saling membantu
Berbagi kebahagiaan 
Memecahkan masalah bersama

Persahabatan itu saling menyayangi dan menghargai
Memahami karakter
Bukan hanya tempat curhat
Tetapi memberi solusi
Membagai tips

Persahabatan bukan hanya untuk bersahabat 
Tetapi menciptakan suasana kegembiraan
Memberi warna pada hati yang kalbu
Saling menerangi pada jiwa yang gelap
Saling melengkapi pada kekosongan hati

Tak hanya sekedar dekat dan akrab
Tetapi saling mempercayai

Bersahabat itu sangat indah
Tak merasakan kesendirian
Karena sendiri itu hidup yang gak berguna






Puisi Mengenang Jasa Pahlawan Indonesia

Puisi Mengenang Jasa Pahlawan Indonesia

Mengenang Jasa Pahlawan Indonesia

Desingan peluru yang menerjang
Gemuruh mortar menghantam bumi
Mereka para pahlawan terus berlari maju diantaranya
Tak pernah gentar dan takut

Para pahlawan bangsa terus melawan penjajah
Dengan semangat mereka yang berkobar
Semakin memanaskan jiwa berteriak merdeka
Menambahkan keberanian dalam diri mereka
Mereka melawan peluru timah dan bom mortar hanya dengan sebatang bambu runcing

Mereka bertempur hingga rela mati karena hatinya yang terpanggil
Untuk mengibarkan sang Merah-Putih di tanah air Indonesia
Untuk anak cucu bangsa agar terus bergenerasi dan mempertahankan kedaulatan bangsa
Untuk kita semua yang hingga saat ini masih hidup di atas tanah Indonesia

Mereka sungguh pahlawan yang mulia
Bertempur dengan rela
Tak mengharapkan imbalan harta dan jasa
Kerena mereka Indonesia merdeka

Wahai pahlawan bangsa hati kami sangat tergetar dan air matapun menetes
Saat kami menyanyikan lagu mengheningkan cipta
Dalam tundukan kami
Kami selalu berdoa untuk kalian semua para pahlawan yang telah gugur dalam berjuang
Kami tak akan pernah melupakan jasa kalian
Terima kasih atas hadiah yang telah kalian berikan untuk kami
Dan kami akan selalu menjaganya


Puisi Hangatnya Matahari Pagi Dihari Libur

Puisi Hangatnya Matahari Pagi Dihari Libur

Hangatnya Matahari Pagi Di Hari Libur

Jam 7 pagi aku terbangun
Terbangun di hari bebas dari semua kesibukan pribadi
Matahari tampak bersinar di ujung timur
Seluruh keindahan alam semesta terpancarkan

Cahaya matahari pagi memeluk hangat tubuhku
Tubuhku merasakan kehangatannya
Sungguh anugrah yang indah

Pagipun terasa semangat
Kupejamkan mata dan kuambil nafas dalam
Merasakan indahnya alam semesta

Tinggalkan sejenak pekerjaan yang melelahkan
Hari ini aku ingin bersenang-senang 
Bermain dengan alam
Dan kupeluk dunia
Akan aku habiskan waktu liburku untuk bersenang-senang



Puisi Aku Hanya Sekedar Dibutuhkan

Puisi Aku Hanya Sekedar Dibutuhkan

Aku Hanya Sekedar Dibutuhkan

Walau aku hadir dalam hidupmu yang hanya sekedar dibutuhkan
Bagiku itu sudahlah cukup
Dibutuhkan untuk melihat cintanya yang hanya kursakan selubang jarum
Tetapi kau masih menganggapku ada

Sekedar bersamamu aku senang
Bersamamu untuk menghibur hatimu yang terluka
Walau hanya sehari, aku senang 
Kamu masih membutuhkanku

Aku bersedia, meski kamu menjadikan aku keset untuk membersihkan benci
Aku bersedia, meski kamu menjadikan aku radio untuk menghiburmu yang tak ingin dilihat tapi mau mendengar
Bagiku itu sudah cukup, karena kamu masih mengangapku

Kadang aku bicara senyap pada cermin
Tentang keadaan diriku, apakah layak untuk kamu miliki
Kenapa kamu di sampingku hanya sekedar butuh

Jika aku bisa jadi bagian dari hidupmu
Kenapa kamu memandang aku hanya sebelah mata




Puisi Takut Karena Jarak Yang Memisahkan

Puisi Takut Karena Jarak Yang Memisahkan

Takut Karena Jarak Yang Memisahkan


Saat kita berada jauh
Kita tidak lagi jalan berdua bergandeng tangan
Tak lagi bicara bercanda bersama
Tak lagi mengukir momentum indah 

Walau jarak yang memisahkan
Dalam lubuk hatiku ada sebuah harapan dan ketakutan
Harapku kepadamu, tolong jaga hati kita
Ketakutanku saat kau tak mampu menjaganya

Janganlah kamu sering menjajakan kaki di sudut-sudut kota
Karena aku takut ada pria yang menggodamu
Laki-laki yang memiliki banyak kelebihan dari pada aku
Yang membuat kamu berpindah hati

Disini aku gelisah karena takut
Walau handphone selalu berdering darimu yang memberi sebuah kabar yang indah
Tetap hati ini selalu gelisah

Bukannya aku tak percaya terhadapmu
Ini hanya sebuah perasaan takut
Karena, disaat kamu merasa kesepian dan butuh perhatian
Jarak yang terpisah jauh yang membuat aku tak bisa memberikannya

Aku takut kamu akan jalan bersama teman priamu
Aku khawatir benih-benih cinta akan tumbuh tanpa kamu sadari

Aku mengharap padamu tolong jaga hubungan kita
Aku disini selalu menjaganya
Bagaimana dengan kamu yang jauh disana?




Puisi Hidupku Dalam Sangkar

Puisi Hidupku Dalam Sangkar

Hidupku Dalam Sangkar

Aku kesel
Aku jengkel 
Aku marah

Hidupku di dalam sangkar
Tak bebas aku bergerak semauku
Terus berputar-putar
Dan terusku memarah

Kemarahan yang takkan ada yang mendengar
Kemarahanku karena berbalut ruji-ruji bambu
Laparku yang terjamin dan hausku yang terpenuhi
Namun jiwaku menumpuk sejuta amarah 

Karena hidupku di dalam sangkar
Aku kesepian
Aku tak berkembang
Aku sendiri tak punya kekasih
Tak punya keturunan
Aku takut karena ulahmu hidupku takkan pernah maju

Berikan aku hati dan jiwamu
Aku menginginkannya sekarang juga
Bukalah pintu hidupku
Aku ingin hidup bebas berkarya





Puisi Malam

Puisi Malam

Malam

Langit yang menghitam
Sang mentari yang menghilang
Keramaian orang-orang yang senyap
Menjadikan dunia sunyi

Hanya rembulan dan bintang-bintang di langit hitam
Cahayanya yang redup menerangi alam
Apakah ini yang dinamakan malam

Merasakan hari yang tenang
Sungguh malam yang indah
Membawa kedamaian dalam hati

Mengistirahatkan tubuh yang lelah dari urusan dunia
Menunggu detik-detik untuk memejamkan mata
Tak ingin menghilangkan momen ketenangan malam
Segera tidur dan nikmati mimpi indahnya

Selamat malam


Puisi Guru Pahlawanku

Puisi Guru Pahlawanku

Guru Pahlawanku

Guru....
Engkau yang mendidikku
Yang memberiku banyak ilmu
Yang membuatku menjadi tau

Guru...
Engkau begitu ikhlas dan sabar saat mendidikku
Engkau selalu murah senyum yang membuatku menjadi semangat belajar
Membuat masadepanku sangat cerah

Meski hujan badai menghambat parjalananmu
Eangkau sungguh memuliakan hati untuk tetap berangkat dan mengayomi
Jiwa kesatriamu sangatlah terpuji untuk mencerdaskanku
Agar hidupku dimasa depan lebih berguna untuk nusa dan bangsa

Saat aku sukses dari hasil didikanmu
Engaku tak pernah mengharapkan sebuah imbalan dariku
Tidak menginginkan percikan harta dariku

Hasil perjuanganmu tak terlihat oleh mata
Tidak ada sebuah monumen untuk mengenangmu
Tetapi bisa dirasakan dalam sebuah makna
Engkau memang pantas sebagai pahlawan tanpa tanda jasa

Guru...
Walau wujutmu yang sudah tertanam di bumi
Namun engkau selalu ada di hati


Puisi Buku Jendela Ilmu

Puisi Buku Jendela Ilmu

Buku Jendela Ilmu

Buku.....
Kau adalah kumpulan-kumpulan banyak ilmu
Karena engkau, aku yang tidak cerdas menjadi cerdas
Setiap waktu aku selalu membaca buku
Karena aku ingin banyak ilmu

Kubuka buku lembar demi lembar dan halaman demi halaman
Kubaca kata demi kata
Kupahami kalimat demi kalimat
Karena aku ingin banyak tau

Membaca buku membuat diriku banyak wawasan, pengetahuan, dan kreatifitas
Ilmu yang kupahami dari buku yang membuat diriku menuju jalan kesuksesan
Buku yang selalu memotifasi hidupku untuk berubah menjadi lebih baik

Buku adalah jendela ilmu
Banyak berbagai macam ilmu yang bermanfaat di dalamnya
Membuat cita-cita yang dimimpikan akan terwujud

Bagiku.....
Buku adalah benda yang sangat berharga dalam hidupku
Yang membuat hidupku semakin maju

Tanpa buku.....
Cita-citaku tak akan pernah terwujud

Terima kasih buku.....
Kau adalah tempat banyak ilmu bagi sejuta umat



Pageviews past week