Translate

Showing posts with label Puisi kemerdekaan. Show all posts
Showing posts with label Puisi kemerdekaan. Show all posts

TNI Pahlawan Negara-Puisi Indah

 TNI Pahlawan Negara

Di bawah langit 
Ada jiwa pemberani
Di atas bumi 
Ada tubuh gagah perkasa

Di bawah bintang yang gelap
Kau sembunyikan wajah ngantuk dan mempertajam mata
Di bawah matahari yang panas
Kau sembunyikan rasa lelah dibalik tubuhmu yang tegap
Menyembunyikan tubuhmu dibalik semak-semak yang siap memangsa

Derasnya lesatan peluru tajam
Kau tak gentar
Kerasnya ledakan granat
Nyalimu tak pernah pudar

Kau adalah TNI
Merelakan jiwa dan ragamu yang bearti
Kau tak takut mati
Untuk melindungi negri kami

Kau TNI pahlawan Indonesia
Terus berjuang demi keutuhan bangsa
TNI padamu kami cinta, kami bangga
Matimu tak akan pernah sia-sia
Jiwamu akan kami kenang selamanya
Rohmu akan berada di surga

Karya : Krisna Indra Kusuma

Puisi Mengenang Jasa Pahlawan Indonesia

Puisi Mengenang Jasa Pahlawan Indonesia

Mengenang Jasa Pahlawan Indonesia

Desingan peluru yang menerjang
Gemuruh mortar menghantam bumi
Mereka para pahlawan terus berlari maju diantaranya
Tak pernah gentar dan takut

Para pahlawan bangsa terus melawan penjajah
Dengan semangat mereka yang berkobar
Semakin memanaskan jiwa berteriak merdeka
Menambahkan keberanian dalam diri mereka
Mereka melawan peluru timah dan bom mortar hanya dengan sebatang bambu runcing

Mereka bertempur hingga rela mati karena hatinya yang terpanggil
Untuk mengibarkan sang Merah-Putih di tanah air Indonesia
Untuk anak cucu bangsa agar terus bergenerasi dan mempertahankan kedaulatan bangsa
Untuk kita semua yang hingga saat ini masih hidup di atas tanah Indonesia

Mereka sungguh pahlawan yang mulia
Bertempur dengan rela
Tak mengharapkan imbalan harta dan jasa
Kerena mereka Indonesia merdeka

Wahai pahlawan bangsa hati kami sangat tergetar dan air matapun menetes
Saat kami menyanyikan lagu mengheningkan cipta
Dalam tundukan kami
Kami selalu berdoa untuk kalian semua para pahlawan yang telah gugur dalam berjuang
Kami tak akan pernah melupakan jasa kalian
Terima kasih atas hadiah yang telah kalian berikan untuk kami
Dan kami akan selalu menjaganya


Puisi Pejuang Kecil Palestina

Puisi Pejuang Kecil Palestina

Pejuang Kecil Pelestina

Dibalik topeng hitam pada tubuh mungil
Terdapat jiwa-jiwa dewasa dan jiwa yang kesatria
Jiwa penuh semangat untuk mengusir mereka para penjahat keji
Penjahat yang menghancurkan tanah airnya
Dan merampas kebahagiaan dimasa pertumbuhannya

Dia adalah anak Palestina, pejuang kecil yang telah tumbuh dengan didikan lingkungan yang keras
Lingkungannya yang penuh kehancuran karena perang
Kepribadian dalam diri anak Palestina itu telah tumbuh semangat juang
Mimpi-mimpi yang nyata ingin menjadi pejuang sejati
Pejuang untuk mempertahan tanah airnya, melindungi masjid suci Al- Aqsha dan tanah wakaf umat Islam

Pejuang kecil tidak takut kematian
Pejuang kecil terus beradu melawan bom dan peluru tajam
Hanya dengan kerikil-kerikil yang digenggam
Pejuang kecil itu terus memburu, menerjang tiada gentar

Walau tubuh mungilnya yang terluka, pejuang kecil tidak akan pernah menangis dan takut
Pejuang kecil akan berteriak takbir Allaahu Akbar
Yang memberikan sebuah kekuatan akan keberanian

Semangat juang yang tumbuh dari dalam hati yang tulus karena Allah SWT
Tidak ada yang memaksa anak Palestina itu untuk beradu dengan maut
Anak Palestina itu juga tidak mengharapkan sebuah hadiah
Mereka hanya ingin memerdekakan tanah airnya yang suci

Dan pejuang kecil yakin bahwa Allah SWT selalu bersamanya
Selau melindunginya, dengan nafas panjang untuk terus berjuang
Dan Dia yakin jika harus mati, maka kematiannya adalah syahid
Kematian dijalan kebenaran yang diridhoi Allah SWT




Puisi Sebuah Arti Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

Puisi Sebuah Arti Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

 Sebuah Arti Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia

Di tanah lapang antara pagi menjelang siang

Berbaris rapi para pejuang
Mengingat momentum yang dulu dikala perang
Mempringati kemerdekaan yang sering dibilang

Paskibraka dengan nadi penuh semangat membawa sangsaka
Dikibarkanya sang bendera merah-putih gemuruhlah drumband penuh makna
Panduan suara yang menyanyikan lagu Indonesia-raya
Menggetarkan jiwa merasuki sukma penuh cinta

Mencintai tanah airku dimana aku berdiri
Walau gempa, badai, dan ombak menerjang bumi di negri ini, aku tak akan pergi
Akan kutumpahkan darahku untuk negri ini
Meski aku harus mati aku tak akan perduli

Mari kita bersatu untuk Indonesia tetap jaya
Lawan penjajah negara
Buru, usir, dan bunuh mereka
Jangan lagi kita menderita seperti dulukala

Buatlah Indonesia menjadi lebih kuat
Belajar dan berkerjalah penuh semangat
Buatlah negara penjajah mengurungkan niat
Indonesia hebat

Ini adalah sebuah arti
Dimana kita berdiri menatap sang merah-putih diantara pagi dan siang hari
Untuk mengingat para pejuang yang telah dulu mendahului
Mereka berjuang sampai mati untuk Indonesia merdeka hingga kini


Puisi Sudah Merdekakah Indonesia

Puisi Sudah Merdekakah Indonesia

Hari ini hari kemerdekaan Republik Indonesia

Mengenang jasa pejuang yang telah gugur mendahului kita
Pejuang yang rela mati untuk Indonesia merdeka

Namun kenyataannya Republik Indonesia Belum merdeka
Negara ini telah dijajah dan menjadi boneka 
Tak lagi perang mengangkat senjata
Tak lagi ada hujan peluru dan jeritan derita
Tak lagi kita mengankat keris dan bambu runcing seperti dulukala

Kini telah terjadi perang pikiran dan idiologi
Yang kuat menjadi penguasa
Yang lemah terus dijajah

Leher Indonesia telah dirantai oleh Negara penguasa
Menuruti apa yang dikata 
Tak tau harus berbuat apa
Rakyatpun menderita

Apakah hari ini Indonesia sudah merdeka?
Apakah kita sudah pantas merayakan kemerdekaan

Bangkitlah waahai rakyat Indonesia
Belajar sungguh-sungguh dan raihlah cita-cita
Berpikirlah kreatif ciptakan sesuatu yang berguna
Tak harus melawan dengan senjata

Jadilah kita sumber daya manusia yang cerdas
Agar rantai di leher Indonesia terlepas
Buatlah negara kita lebih ganas
Lawan negara penguasa sampai lemas


Pageviews past week