Translate

Showing posts with label Puisi Bertema Perang. Show all posts
Showing posts with label Puisi Bertema Perang. Show all posts
Puisi Pejuang Kecil Palestina

Puisi Pejuang Kecil Palestina

Pejuang Kecil Pelestina

Dibalik topeng hitam pada tubuh mungil
Terdapat jiwa-jiwa dewasa dan jiwa yang kesatria
Jiwa penuh semangat untuk mengusir mereka para penjahat keji
Penjahat yang menghancurkan tanah airnya
Dan merampas kebahagiaan dimasa pertumbuhannya

Dia adalah anak Palestina, pejuang kecil yang telah tumbuh dengan didikan lingkungan yang keras
Lingkungannya yang penuh kehancuran karena perang
Kepribadian dalam diri anak Palestina itu telah tumbuh semangat juang
Mimpi-mimpi yang nyata ingin menjadi pejuang sejati
Pejuang untuk mempertahan tanah airnya, melindungi masjid suci Al- Aqsha dan tanah wakaf umat Islam

Pejuang kecil tidak takut kematian
Pejuang kecil terus beradu melawan bom dan peluru tajam
Hanya dengan kerikil-kerikil yang digenggam
Pejuang kecil itu terus memburu, menerjang tiada gentar

Walau tubuh mungilnya yang terluka, pejuang kecil tidak akan pernah menangis dan takut
Pejuang kecil akan berteriak takbir Allaahu Akbar
Yang memberikan sebuah kekuatan akan keberanian

Semangat juang yang tumbuh dari dalam hati yang tulus karena Allah SWT
Tidak ada yang memaksa anak Palestina itu untuk beradu dengan maut
Anak Palestina itu juga tidak mengharapkan sebuah hadiah
Mereka hanya ingin memerdekakan tanah airnya yang suci

Dan pejuang kecil yakin bahwa Allah SWT selalu bersamanya
Selau melindunginya, dengan nafas panjang untuk terus berjuang
Dan Dia yakin jika harus mati, maka kematiannya adalah syahid
Kematian dijalan kebenaran yang diridhoi Allah SWT




Puisi Syuhadah Kecil Palestina

Puisi Syuhadah Kecil Palestina

Syuhadah Kecil Palestina

Diusianya yang masih 7 tahun, seharunya menikmati masa bermain dan belajar
Tetapi anak-anak Palestina itu sudah merasakan kehancuran perang
Berjuta-juta rudal menghempaskan bumi mereka
Kerikil-kerikil kecil yamg menerjang
Bumi yang menyimpan semua kehancuran dan kematian
Perang yang merampas semua kebahagiaan mereka

Anak-anak diusia 7 tahun seharunya asik bernyanyi
Tetapi tidak bagi anak-anak Palestina
Mereka terus berteriak penuh semangat untuk melawan Yahudi

Anak-anak Palestina suka bermain kerikil
Kerikil-kerikil kecil yang menumbuhkan keberanian bagi anak-anak Palestina
Saat anak-anak Palestina menggenggam kerikil, jiwa mereka tak lagi anak kecil
Di dalam diri mereka tertanam jiwa perang
Mata mereka hanya tertuju kepada mereka berwajah buruk Yahudi
Kerikil yang mereka genggang akan dilesatkan kewajah Yahudi

Anak-anak Palestina hidup bersama kematian
Mereka tak lagi takut dengan kematian
Mereka bangga ikut berjuang melawan
Mimpi-mimpi mereka ingin menjadi pemimpin perjuangan

Didalam jiwa mereka akan terus mempertahan tanah airnya 
Walau darah harus mengalir dari tubuhnya
Mereka terus mempertahankan Al-Qur'an dan kepercayaan kepada Allah SWT
Mereka akan terus berjuang menjadi Syuhadah

Usia mereka 7 tahun, jiwa mereka sangat dewasa
Mereka adalah Syuhadah kecil Palestina







Puisi Anak Laki-laki Gaza Berjuang Hidup

Puisi Anak Laki-laki Gaza Berjuang Hidup

Anak Laki-laki Gaza Berjuang Hidup

Anak laki-laki Gaza itu sedang perjuang
Merangkak berjalan terus tiada henti
Dengan nafas yang letih anak laki-laki Gaja itu terus bergerak

Keringat yang terus mengalir dari wajahnya yang kering
Dengan rasa haus dan lapar
Anak laki-laki Gaja itu menangis dan merintih perih
Dia berjalan melewati puing-puing mencari Ibu dan Bapaknya

Kemanakah kedua orang tuannya dan keluarganya
Apakah mereka menjadi korban keganasan perang
Apakah hanya anak laki-laki Gaza itu yang tersisa dari keluarga
Akankah anak laki-laki Gaza itu mampu berjuang bertahan hidup di antara perang

Wajah anak laki-laki Gaza itu adalah korban ketidak tahuan akan sebuah arti perang
Ia hanya seorang anak yang ketakutan akan masa depan
Anak itu hanya bisa menangis dan merintih kesakitan
Hanya ingin terus bergerak dengan arah dan tujuan yang hampa

Semoga tuhan melindunginya dari segala bahaya yang mengancam nyawa
Semoga tuhan memberi jalan yang mudah untuk masa depannya
Semoga tuhan selalu memberinya kehidupan


Puisi Dibalik Puing Reruntuhan

Puisi Dibalik Puing Reruntuhan

Dibalik Puing Reruntuhan

Berada dibalik puing reruntuhan gedung
Ketakutan yang amat dalam merasuki tubuhku
Aku berusaha sembunyi dan berlindung
Dari timah yang mengincar tubuhku

Sebuah timah yang melesat kencang tak terlihat
Keluar dari lubang kematian
Jika timah menemukanku dan aku pun pasti mati

Sosok laki-laki yang kejam yang memuntahkan timah
Berpakaian seragam loreng berkamuplase
Membawa sebuah benda yang menakutkan
Benda yang memuntahkan timah sangat berbahaya

Tak ingin aku dilihat oleh laki-laki itu
Karena aku takut dan  laki-laki itu sangat berbahaya
Tak ada keraguan dalam hatinya untuk membunuh

Aku sangat takut mendengar hentakan kaki yang perlahan mendekat
Suara retakan yang diinjaknya, membuat jantung ini berdetak sangat kencang
Suara detakan jantungku sangat keras, kuberusaha untuk tenang
Tak ingin laki-laki itu menemukanku
Ingin berada terus dibalik puing ini, hingga laki-laki itu pergi jauh dariku





Pageviews past week