Translate

Showing posts with label puisi dinamika kehidupan. Show all posts
Showing posts with label puisi dinamika kehidupan. Show all posts

Puisi Anak Menyembunyikan Luka

Anak Menyembunyikan Luka

Anak itu berwajah riang
Berjalan ke sekolah dengan makan siang
Tak ada seorang pun yang tahu dibalik wajah riangnya
Bahwa ada sesuatu yang disembunyikannya

Memakai pakaian seragam yang kusam
Sama yang ia pakai kemarin
Di balik seragamnya, adaluka di tubuhnya
Banyak luka lebam

Pasti anak itu merasakan sakit
Dibalik wajah riangnya
Dia menanggung beban
Dari rahasia yang ia pendam
Terkadang ia juga berharap
Tak ingin terlahir di dunia ini

Puisi Anak Menyembunyikan Luka

Kadang ia juga menangis di tengah keheningan malam
Dan tetangga pun mendengarkan tangisannya
Namun mereka pura-pura tidak mendengar
Bahwa jiwanya telah rapuh di dalam raganya

Ia berharap
Mimpinya akan memberinya sepasang sayap
Ia ingin terbang ke tempat dimana ia dicintai dan disayangi
Ia telah bagai di sayap dengan sembilu

Puisi Hidupku Dalam Sangkar

Puisi Hidupku Dalam Sangkar

Hidupku Dalam Sangkar

Aku kesel
Aku jengkel 
Aku marah

Hidupku di dalam sangkar
Tak bebas aku bergerak semauku
Terus berputar-putar
Dan terusku memarah

Kemarahan yang takkan ada yang mendengar
Kemarahanku karena berbalut ruji-ruji bambu
Laparku yang terjamin dan hausku yang terpenuhi
Namun jiwaku menumpuk sejuta amarah 

Karena hidupku di dalam sangkar
Aku kesepian
Aku tak berkembang
Aku sendiri tak punya kekasih
Tak punya keturunan
Aku takut karena ulahmu hidupku takkan pernah maju

Berikan aku hati dan jiwamu
Aku menginginkannya sekarang juga
Bukalah pintu hidupku
Aku ingin hidup bebas berkarya





Puisi Suara Huru-hara

Puisi Suara Huru-hara

Suara Huru-hara

Ini bukanlah yang pertama dan bukan yang terakhir
Suara huru-hara yang mengguncangkan negri
Terdengar nada yang berirama kasar yang merobek hati
Suara-suara kekecewaan yang sangat lantang
Menuntut sebuah keadilan dan perbaikan 

Mereka berteriak dan mengepalkan tangan di udara
Wajah-wajah dibalik ninja dengan raut yang putus asa
Wanita dan pria bersatu menjadi kesatuan untuk menuntut hak dan janji
Janji-janji manis yang hampa dari mereka yang lupa

Aksi mereka akankah didengar oleh mereka yang berkewajiban
Aksi mereka hanya ingin menukar sesuatu hidup yang baru
Sesuatu hak yang seharunya dimiliki untuk melanjutkan hidup
Mereka akan terus bergerak jika hak tak kunjung didapat

Mereka yang bekewajiban jika tak mendengar aksi mereka
Damai akan berubah menjadi kebringasan
Segala disekitar mereka akan binasa
Darah akan membanjiri daratan
Sebuah perang akan dimulai

Mereka yang damai akan sangat berbahaya
Berhati-hatilah engkau yang berkewajiban mereka mampu membuatmu tak mampu bergerak
Mereka cepat dan daya musnah yang kuat yang membuatmu tak mampu berfikir
Dan akhirnya kamu akan tersingkir

Hidupmupun dalam kehancuran
Dan engkau akan mengerti arti sebuah kekecewaan dan keputus asaan

Puisi Music DJ (Disk Joky) Penghilang Beban

Puisi Music DJ (Disk Joky) Penghilang Beban

Puisi Indah: Music DJ (Disk Joky) Penghilang Beban

Lampu-lampu berwarna-warni berputar-putar menghipnotis
Musik disco yang asik mengacaukan pikiran yang logis
Dantuman power bass sound disk joki, memanggilku untuk menari-nari
Music DJ ini sungguh asik membuatku tarus bergoyang 

Terus bergoyang membuatku lupa akan masalah di dunia
Sungguh menyenangkan berada di dalam gedung ini
Banyak wanita cantik yang berdansa bersamaku
Dalam pikiranku saat ini hanya sebuah kesenangan
Kuingin selalu menikmati saat-saat seperti ini seumur hidup

Oh.....sungguh menyenangkan musik ini
Membuatku mabuk kepayang
Tak bisa membuatku berhenti berdansa
Tak ingin aku cepat pulang
Karena aku masih ingin berdansa dengan wanita cantik di tempat ini

Tempat ini adalah surga bagi orang-orang yang terbebani dalam hidup
Begitu aku sungguh menikmatinya, semua beban menjadi terlupakan
Aku sungguh merasakannya berada di udara
Meski orang tak melihatku melayang

Musik DJ ini telah merasuki tubuhku
Aku merasa hidup ini menyenangkan bagiku


Puisi Benci Kamu Karena Rindu

Puisi Benci Kamu Karena Rindu

Puisi Indah: Benci Kamu Karena Rindu

Terfikirkan olehku, saat berada jauh darimu
Perasaan takut berubah menjadi benci
Benci dirimu yang mungkin tak mampu menjaga hati untukku

Mungkin saat ini dirimu sedang minum lemon tea
Kamu pasti berjalan-jalan menikmati hari
Kamu pasti tidak sendiri
Pasti ada wanita lain bersamamu yang selalu menemani

Aku sekarang tenggelam dalam benci karena rindu
Aku selalu terfikirkan tentangmu
Aku harap ini semua hanya perasaanku

Tak ingin perasaan ini menjadi nyata
Sangat takut kehilangan cinta
Berharap tak ada lagi sebuah derita
Bukannya aku tak percaya

Kamu yang jarang mengabariku
Yang membuat aku selalu berfikir buruk tentangmu
Sebuah kabar darimu yang kuharapkan tak harus setiap waktu
Tetapi aku membutuhka itu
Karena aku selalu merindu





Puisi Ketika Hanya Lulus SD (Sekolah Dasar)

Puisi Ketika Hanya Lulus SD (Sekolah Dasar)

Puisi Indah: Ketika Hanya Lulus SD (Sekolah Dasar)

Mau tidak mau harus dijalani

Beginilah nasib saat pendidikanku terhenti di Sekolah Dasar
Tak cerdas, tak memiliki keahlian, hanya bisa menjadi kuli bangunan

Penyesalan dalam hati yang terus terfikirkan
Bekerja menjadi kuli itu sangat melelahkan dan menakutkan
Sangat berat yang dikerjakan sangat berbahaya saat berada di ketinggian
Haruskah aku merasakan penyesalan

Tidak menyenangkan bekerja kuli
Sehari memakan nasi bungkus hanya sekali
Hati harus tabah mendengar kemarahan bos setiap hari
Kadang hati ini emosi ingin kubuat dia mati

Ingin kehidupanku berubah
Namun kenyataannya tak berkah
Di jaman modern ini mencari kerja yang layak sangat susah

Kalau ingin kupunya rumah mewah dan mobil pribadi
Harus memiliki ijasah dari perguruan tinggi
Agar mudah diterima kerja dan memiliki gaji tinggi
Apakah memang aku harus seperti ini

Tak perlu menyesal karena nasi telah menjadi bubur
Aku harus terus berusaha dan bekerja keras menerima hasil dan bersukur
Aku sekolahkan anakku hingga diperguruan tinggi agar masa depannya makmur
Tak ingin dia seperti diriku yang kerja hingga tersungkur


Pageviews past week